Tampilkan postingan dengan label LBT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LBT. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Januari 2015

LBT #37 MOLTEN CHOCOLATE CAKE



Bismillahirrohmanirrohim
Happy 4th Anniversary LBT. Grup baking yang pertama kali saya ikuti, tempat belajar bersama teman-teman yang hebat. Dulu pertama kali saya gabung bulan Februari di LBT#2 dengan tema makaroni panggang. Alhamdulillah sejak saat itu mulai bisa bebikinan di dapur, banyak mencoba resep-resep baru dan pengetahuan tentang dunia baking juga bertambah. Thank you LBT.

Daaan...ini adalah setoran PR LBT yang sangat terlambat...hiks. Alhamdulillah sejak gabung di LBT, saya gak pernah bolos mengerjakan PR, tapi ternyata belakangan ini suka mepet-mepet ngerjainnya sampai akhirnya telat deh postingnya. Yang penting masih di bulan Januari yaa...hahahah...maksa banget. 
Untuk LBT #37 Annyversary LBT saya memilih molten chocolate cake aja yang cukup simpel.




Molten chocolate cake adalah personal cake yang apabila dinikmati akan keluar lelehan coklat. Ada yang menyebut sebagai lava cake, volcano cake atau bahkan chocolate fondant cake. Apabila kita browsing tentang cake ini maka akan ditemui beragam resep dengan berbagai metode. Ada yang menggunakan isian bahkan ada yang tidak menggunakan terigu (flourless cake). Sebenarnya cake ini cukup mudah dibuat, bahan-bahannya juga tidak sulit. Yang membuatnya "tricky" adalah proses pemanggangannya. Waktu pemanggangan harus benar-benar pas sehingga ketika dinikmati, cake ini bisa mengeluarkan lelehan coklat. Apabila pemanggangan kurang lama, maka bagian luar cake belum set sehingga bagian dalam cake akan merembes. Sedangkan apabila pemanggangan terlalu lama, maka bagian dalam cake akan matang dan tidak bisa meleleh ketika akan dinikmati. Jadi yang perlu dicermati adalah kenali oven yang kita gunakan ya.





Ada beberapa resep yang sudah saya coba ketika membuat molten chocolate cake. Kali ini saya menggunakan resep Gordon Ramsay. Resep asli tidak menggunakan coklat bubuk dalam adonannya. Saya tambahkan coklat bubuk karena ingin warnanya lebih pekat dan terasa lebih nyoklat. Yang unik dari resep ini adalah adonan yang sudah dituang ke dalam wadah, didiamkan dulu dalam kulkas. Resep berikut adalah 1/2 dari resep asli. Saya memakai ramekin diameter 8 cm dan jadi 4 ramekin saja, pas banget untuk kami sekeluarga hehehe. Bisa juga menggunakan cetakan muffin ya.
Molten cake ini enaak banget dinikmati dengan es krim vanilla, saus caramel, saus strawberry atau bahkan saus keju. Karena lagi gak punya es krim dan males bebikinan saus, jadi kali ini cukup didusting gula halus aja ya hihihi.

MOLTEN CHOCOLATE CAKE

Bahan :
100 gr dark cooking chocolate (DCC), cincang
100 gr butter
100 gr gula pasir halus
2 butir telur utuh
2 kuning telur
85 gr tepung terigu protein sedang
15 gr coklat bubuk
margarin dan coklat bubuk secukupnya untuk cetakan
gula halus untuk dusting

Cara Membuat :
1. Oles cetakan / ramekin dengan margarin, simpan dalam kulkas hingga membeku, oles lagi dengan margarin dan taburi coklat bubuk. Sisihkan.
2. Tim DCC dan butter hingga leleh. Sisihkan.
3. Kocok telur dan gula pasir hingga mengembang dan kental kemudian masukkan tepung terigu dan coklat bubuk sambil diayak. Kocok dengan kecepatan rendah atau aduk dengan spatula hingga tercampur rata.
4. Masukkan campuran coklat dan butter dalam 3 tahap. Aduk hingga tercampur rata.
5. Tuang ke dalam cetakan / ramekin hingga penuh dan simpan dalam kulkas minimal selama 20 menit.
6. Panaskan oven 200'C, panggang adonan selama 10-12 menit (saya 14 menit) hingga bagian atasnya set dan membentuk crust serta bagian tepi mulai menjauh dari cetakan. Angkat dan biarkan selama 1-2 menit.
7. Siapkan piring saji, balikkan cake, bagian atas menjadi dasar cake (upside down), taburi dengan gula halus dan siap disajikan hangat.


Adonan setelah dikeluarkan dari kulkas dan siap dipanggang.




Notes :
- Sesuaikan waktu memanggang dengan ukuran cetakan yang dipakai. Apabila cetakan kecil, maka waktunya harus dikurangi, demikian sebaliknya.
- Adonan molten cake ini bisa disimpan semalaman di kulkas dan baru dioven keesokan harinya. Apabila disimpan di freezer, maka adonan bisa tahan selama 1 bulan. Simpan adonan yang sudah dituang ke dalam cetakannya ya.
- Tambahkan waktu pemanggangan 5 menit lagi apabila adonan yang dipanggang dalam keadaan beku




Recomended untuk chocolovers. Beneran deh cake ini enaaak banget. Lembut dan nyoklat. Sst...saking doyannya, dalam seminggu ini saya sudah 2x bikin cake ini lho. 

Selamat mencoba....Happy Baking

Minggu, 21 Desember 2014

LBT #36 APPLE CINNAMON BREAD PUDDING



Bismillahirrohmanirrohim
Tema LBT #36 bulan ini adalah Puding Panggang. Di Indonesia kita mengenal kalau yang namanya puding identik dengan sajian penutup yang berbahan dasar agar-agar, jelly atau custard dengan tekstur yang lembut. Metode pembuatannya pun beragam, mulai dari yang cukup dengan diaduk-aduk saja, dikukus dan tentu saja dipanggang. Sedangkan di Eropa, puding memiliki cakupan yang lebih luas, yaitu meliputi berbagai hidangan penutup baik itu manis ataupun gurih. Puding atau pudding disana bisa juga berupa cake dengan tekstur lembut yang disajikan dengan ukuran personal dengan berbagai varian rasa. 

Untuk LBT #36 yang temanya puding panggang, sebenarnya sangat beragam, misalnya adalah agar bakar atau yang populer disebut puding casablanca, bread pudding, puding karamel, custard puding dan lain sebagainya. Kali ini aku membuat yang gampang dan simpel aja yaitu apple cinnamon bread pudding. Kebetulan semua bahan ada di rumah, jadi tinggal eksekusi aja.







Bread pudding sebenarnya merupakan salah satu jenis 'hot dessert' yang seharusnya disajikan dalam keadaan panas atau hangat. Tapi menurutku bread pudding enak juga kok disajikan dingin. Teksturnya tetap lembut karena dalam proses pemanggangan menggunakan teknik steam bake atau au bain marie. Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat bread pudding adalah adonan custard atau bahan yang akan disiramkan ke roti. Selama ini aku sering membuat bread pudding, baik yang menggunakan full susu UHT atau yang dicampur dengan krim kental atau whipcream cair. Hasilnya memang lebih enak yang menggunakan whipcream cair. Kadang kalau tidak ada whipcream cair, aku memakai whipcream bubuk yang dicairkan terlebih dahulu. 


Sebenarnya dulu udah pernah bikin juga apple cinnamon bread pudding, tapi kali ini kubuat beda. Filling dan topping apelnya seperti yang dibuat untuk isian apple pie. Sesuai dengan namanya, kalau bisa cinnamon atau kayu manisnya jangan diskip ya, karena ini yang bikin enak. Seperti kalau kita bikin apple pie, kayanya kayu manis tuh wajib dipakai ya. 






APPLE CINNAMON BREAD PUDDING

Bahan :
8 lembar roti tawar gandum, potong 4 bentuk segitiga
350 ml susu cair
250 ml krim kental (whipcream cair)
85-100 gr gula pasir (sesuaikan dengan selera)
4 butir telur
2 kuning telur
3 sdm butter leleh

Bahan Filling & Topping Apel :
3 buah apel, kupas dan iris tipis
1 sdt air lemon (bisa juga pakai air jeruk nipis)
60 gr gula pasir
2 sdm gula palem
1 sdt kayu  manis bubuk
1/8 sdt garam
1 sdm maizena

Cara Membuat Filling & Topping :
1. Campurkan apel dengan air lemon, aduk hingga rata.
2. Masukkan gula pasir, gula palem, kayu manis bubuk dan garam. Aduk hingga rata.
3. Simpan di dalam lemari es kurang lebih selama 15 menit hingga apel berair atau keluar juicenya.
4. Keluarkan dari lemari es, taburi maizena dan aduk hingga rata.
5. Panaskan apel bersama juicenya di atas api kecil hingga mengental dan apel lunak. 
6. Angkat dan siap digunakan.

Cara Membuat Bread Pudding :
1. Panaskan oven 160'C, siapkan loyang atau pinggan tahan panas yang dioles butter atau margarin. Siapkan juga loyang lebar dengan tinggi 3-4 cm untuk proses steam bake.
2. Dalam bowl, campur susu cair, krim kental, gula, telur dan butter leleh. Aduk hingga rata menggunakan whisk.
3. Tata sebagian roti di dasar pinggan, siram dengan sebagian campuran susu. Biarkan sejenak hingga meresap kemudian tata sebagian aple di atasnya.
4. Tata sisa roti di atas apel dan siram kembali dengan sisa campuran susu. Selanjutnya tata sisa apel sebagai topping di atasnya.
5. Panggang dengan cara steam bake (pinggan diletakkan di dalam loyang pendek yang berisi air mendidih) selama kurang lebih 40 menit. Tergantung masing-masing oven ya.
6. Angkat dan siap disajikan hangat atau dingin.

Sebenarnya jadinya lumayan juga lho, aku bikin di beberapa ramekin kecil dan 2 buah ramekin ukuran sedang ini. Seperti biasa kalau bikin bread pudding selalu laris manis ketika hangat, jadi aku harus menyisihkan 1 ramekin sedang ini untuk difoto keesokan harinya heuheuheu.




Happy Baking ....Salam LBT ^^